Kesepakatan
bagi pusat-pusat penyelam yang bertanggung jawab
Kesepakatan
ini merupakan suatu panduan. Bukan merupakan sejumlah peringatan.
Tawaran-tawarannya harus dicermati satu per satu, banyaknya situs
penyelaman, situasi-situasi yang berbeda dari satu tempat dengan
tempat lainnya. Tujuannya adalah mendorong masing-masing untuk bertanya
pada diri sendiri, dan menempatkan syarat-syarat penyelaman yang
optimal untuk perlindungan dan pembagian yang adil atas kekayaan
laut
Pusat penyelaman
merupakan tempat yang indah / nyaman untuk bertemu antar penyelam
dan dunia/alam bawah laut, antara pendatang dengan negara tuan rumah.
Penanggungjawab pusat, timbulkanlah rasa ingin tahu, informasikanlah,
tidak hanya mengenai kekayaan bawah laut tetapi juga tentang kekayaan
budaya penduduk.
1 - Sambutan Penyelam
•
Presentasi pusat dalam batasan secara umum
Negara, penduduk dan tradisi mereka, ekonomi
•
Presentasi ekosistem bawah laut
Selain keindahan dan keaslian situs-situs, ingatlah kerapuhannya
(spesies-spesies yang dilindungi, terancam, endemis), pentingnya
hubungan antar spesies, kelemahan spesies-spesies yang lebih kuat
atau mimetik
•
Brosur yang mengingatkan sikap/tindakan berhati-hati yang diambil
dalam penyelaman, hukum dalam bidang spesies yang yang
dilindungi (penangkapan dan perdagangan), dan peraturan di dalam
cagar alam
•
Brosur info tentang konsumsi ikan-ikan dan hasil laut di restoran,
yang mengindikasikan spesies yang dapat dikonsumsi tanpa membahayakan
ekosistem, dan spesies yang harus dihindari untuk dikonsumsi dapat
menimbulkan kepunahan
2 - Instruktor yang bertanggung jawab
•
Para instruktor, kalian memiliki tanggung jawab yang luar biasa
di luar pengajaran penyelaman dan sikap tenang, bisa merangsang
timbulnya rasa ingin tahu, antusias, dan hormat penyelam pada lingkungan
yang akan dijelajahi.
•
Ingatkanlah bahwa lingkungan laut rentan.
dan tergantung padanya untuk melindungi lingkungan tersebut.
•
Ingatkanlah bahwa pusat penyelaman dibuat di dalam sebuah komunitas,
pusat tersebut berbagi sumber-sumber alam (air, makanan, kehidupan
laut...)
•
Janganlah lupa bahwa kalian adalah panutan
bagi para penyelam.
3 - Pengenalan dan Pengelolaan situs selam
•
Inventaris dan rangkaian pemeriksaan kondisi kesehatan situs selam.
Untuk menjaga kekayaan situs, perlu dilakukan inventarisasi
awal dari kehidupan hayati mereka. Inventaris tersebut dapat diwujudkan
secara global oleh pusat-pusat yang bekerja dalam situs-situs yang
sama, dengan pakar biologi eksternal, juga dengan asosiasi lingkungan
hidup local yang bisa lebih menumbuhkan dialog dengan penduduk setempat.
Hasil yang didapat akan bisa memberikan titik terang pasa elemen
– elemen penting untuk bisa bertahan. Dengan menjalankan rangkaian
kegiatan tersebut anda bisa menilai perubahan, dan mengelola situs
dalam satu jangka waktu. Kondisi keadaan tempat akan menjadi sumber
informasi bagi penyelam – pendatang.
- Instalasi
tempat perhentian yang telah disiapkan.
Di tiap situs selam, untuk menghindari bertambatnya penghancur
flora dan fauna yang ditumbuhkan.
- Pembatasan
jumlah penyelam.
Untuk menghindari kunjugan yang dapat menyebabkan perusakan
atas dunia hayati.
- Memberikan
masa tenang sementara waktu bagi lahan – lahan dalam situs
– situs selam yang sering dikunjungi dan situs – situs
yang melindungi species lemah selama masa reproduksi.
- Mendukung
perwujudan zona yang terlindungi, bekerjasama dengan pihak local.
Zona – zona tersebut memberi bukti dan memungkinkan penanganan
kembali zona-zona yang rusak.
4 - Penataan ekologis pada pusat – pusat selam
Pusat selam
anda memiliki objektifitas untuk menyingkap keindahan alam. Hal
tersebut harus dijaga dengan cara menjalankan system pengelolaan
sampah, dan dengan menggunakan energi daur ulang.
•
Pengelolaan dan pengolahan kembali sampah – sampah.
Meminimalisir sampah – sampah seperti ( piring, gelas
plastik, botol plastik, dll…..). Mengurus dan membuang baterai
yang sudah terpakai, minyak pelumas, dan sampah beracun pada tempat
tempat pengolahan dan pendaur ulang.
- Pengiritan
dan pendaur ulangan air tawar. Penggunaan ember atau wadah
untuk membilas, penggunaan air mandi yang terkontrol, sistem pengeloaan
air hujan, daur ulang air yang sudah terpakai untuk toilet.
- Energi
daur ulang.
Pemilihan
pemanfaatan tenaga angin dan tenaga surya.
5 - Pembagian yang adil – ekonomi kebersamaan
- Pembinaan/pendidikan,
pekerjaan penduduk tepi sungai
Di dalam kelompok penyelam
- Pembagian
air yang adil dengan penduduk tepi sungai
Khususnya para petani, di negara-negara dimana air jarang.
- Pengelolaan
hasil penangkapan ikan ditujukan pada restoran
Tanggung jawab, pemancing dan otoritas lokal secara bersama-sama
mendefinisikan batas hasil penangkapan dengan alasan yang kuat untuk
spesies-spesies yang paling rentan (udang laut, mérous,...).
Mereka mengarahkan para konsumen untuk mengkonsumsi spesies-spesies
yang tidak mudah rentan.
Restoran-restoran pusat penyelaman menolak semua ikan-ikan atau
hasil laut yang ditangkap dengan cara merusak binatang-binatang
berkulit keras yang melindungi telurnya, atau ikan-ikan dan fauna
berkulit keras yang masih muda yang tidak memiliki ukuran minimal
untuk ditangkap secara legal.
- Pembiayaan
proyek pengembangan daerah setempat
Mulai dari persentasi harga penyelaman (1 atau 2 euro)
: sekolah, irigasi, sistem ekonomi air, energi matahari –
menempatkan suatu pengelolaan demi hasil penangkapan yang tahan
lama.
Longitude 181
NATURE
- www.longitude181.org
- contact@longitude181.com